Sungguh tak kusangka-sangka
dan tak kira kau relakan daku,
melepaskan asmara yang mulya
tiada bimbang ragu,
Terharu rasa hatiku
menerima asmara yang tulus
Bertitik berlinang air mata
Air jani halus
Terkenanglah waktu aku sunyi
Putuslah mengharap kasih
Asmara yang tumbuh dalam hati
Telah berakar kembali
Tapi kini telah nyata
Tiada hampa harapan terbuka
Menuju menuju ke arah bahagia
Sungguh tak kusangka-sangka